Langsung ke konten utama

EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA


EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA


Dosen pengampu :
M. Bayu Firmansyah, S.S, M.Pd


Disusun Oleh :
Lailatul Fitria        (16188201046)


Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
STKIP PGRI PASURUAN
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 27-29 Pasuruan
2019



1.        Tes
Tes adalah suatu alat yang digunakan oleh pengajar untuk memperoleh informasi tentang keberhasilan peserta didik dalam memahami suatu materi yang telah diberikan oleh pengajar. Dalam hal ini pengajar akan melakukan dua kegiatan, yaitu mengukur peserta didik dan mengukur keberhasilan program-program pengajaran.
2.        Tujuan 
Menurut Harris (1968) tujuan tes secara umum adalah sebagai berikut: (1) untuk menentukan kesiapan program pembelajaran; (2) untuk mengklasifikasi atau menempatkan peserta didik pada kelas bahasa; (3) untuk mendiagnosis kekurangan dan kelebihan yang ada pada peserta didik; (4) untuk mengukur prestasi peserta didik; (5) untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran. 
3.        Kategori Tes
a.      Proficiency 
Profesiensi digunakan untuk mengukur kompetensi umum bahasa kedua yang dimiliki oleh seseorang tanpa mengikuti kurikulum khusus atau belajar secara formal.
b.      Placement
Tes ini digunakan untuk menempatkan peserta didik pada tahap atau tingkat tertentu dalam program pengajaran sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. 
c.       Diagnosis 
Diagnosis digunakan untuk mengetahui atau mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan peserta didik sehingga pengajar bisa memberikan program pengajaran berikutnya. 
d.      Achievement 
Tes ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik memahami suatu materi yang telah diberikan. 
4.        Analisis Hasil Tes 
Menurut Brown (1995) ada dua cara untuk mengubah skor mentah menjadi skor standar, yaitu :
a.      Criterion-Referenced Test yaitu tes yang mengukur performansi peserta didik berdasarkan standar atau kriteria tertentu yang telah disepakati atau ditentukan. 
b.      Norm-Referenced Test yaitu tes yang mengukur performansi peserta didik atau kelompok peserta didik tertentu dibandingkan dengan peserta didik lain yang dijadikan sebagai norma.
5.        Perbedaan antara CRT/ PAN/ Norma Absolut dengan NRT/ PAP/ Norma Relatif
Perbedaan antara Keduanya terletak pada pembanding dari skor mentah yang diperoleh peserta didik. CRT/PAN membandingkan skor mentah dengan norma/kriteria tertentu yang ditetapkan oleh pengajar atau pemberi tes, sedangkan NRT/PAP/Norma relatif membandingkan skor mentah dengan skor standar yang dijadikan sebagai patokan/acuan.
6.        Uji Validitas, Reliabilitas, dan Signifikansi 
Uji  validitas dilakukan untuk mengetahui tingkat kesahihan instrumen yang digunakan. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang diinginkan dan dapat mengungkapkan data dari variabel-variabel yang diteliti secara tepat. Reliabilitas mengandung pengertian bahwa suatu instrumen dapat dipercaya untuk digunakan sebagai pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik. Pemakaian uji signifikansi ini ditujukan untuk membuat perbandingan yang dapat ditafsirkan. Selain itu, uji signifikansi ini memungkinkan peneliti untuk mengambil keputusan apakah perbedaan yang timbul memang diharapkan atau tidak menurut ukuran sampel tertentu. 
7.        Analisis Butir Soal Esai 
Tes yang berbentuk esai, perhitungan indeks tingkat kesulitan dan indeks daya beda dipergunakan rumus :
Indeks Tingkat Kesulitan :


Indeks Daya Beda :


Keterangan :
Sh             = jumlah skor benar dari kelompok tinggi
S1             = jumlah skor benar dari kelompok rendah
Skormaks   = skor maksimal suatu butir soal
Skormin     = skor minimal suatu butir soal
N              = jumlah subjek kelompok tinggi atau rendah (27,5%)



DAFTAR PUSTAKA :

Iskandarwassid dan Dadang. 2016. Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: PT Remaja Rosda.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS PUISI CHAIRIL ANWAR CINTAKU JAUH DI PULAU

ESTETIKA SASTRA Dosen pembimbing : Drs. M. Zaini, M.Pd Disusun Oleh : Lailatul Fitria (16188201046) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI PASURUAN Jl. Ki Hajar Dewantara No. 27-29 Pasuruan 2016-2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Sastra berasal dari bahasa Sansekerta, huruf Dewanagari yang berasal dari kata su dan sastra . Su artinya indah dan sastra artinya karya, jadi yang dimaksud dengan sastra adalah karya yang indah. Karya sastra dibagi menjadi 3 jenis, yaitu : puisi, prosa, dan drama. Saya akan menganalisis karya sastra yang berupa puisi dengan judul “Cintaku jauh di pulau” . Ketika menulis puisi “Cintaku jauh di pulau” . Chairil Anwar menceritakan kasih tak sampai dengan pengorbanan yang sangat besar, yaitu ajal. Alasan saya memilih puisi “Cintaku jauh di pulau” karya Chairil Anwar adalah karena saya juga merasakan kesedihan, pengorbanan si aku untuk sampai pada kekasihnya yang manis di pula...

BERBAHASA SECARA KOMUNIKATIF DAN SANTUN

“BERBAHASA SECARA KOMUNIKATIF DAN SANTUN” Dosen pengampu : M. Bayu Firmansyah, M.Pd   Disusun Oleh : Lailatul Fitria (16188201046) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI PASURUAN Jl. Ki Hajar Dewantara No. 27-29 Pasuruan 2016-2017 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.............................................................................................................. .. DAFTAR ISI............................................................................................................................ ... BAB I PENDAHULUAN 1.1     Latar Belakang............................................................................................................... .. 1.2     Rumusan Masalah.......................................................................................................... .. 1.3     Tujuan.....................

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR

“ FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR ” Dosen pengampu : M. Bayu Firmansyah, S.S, M.Pd Disusun Oleh : Lailatul Fitria         (16188201046) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI PASURUAN Jl. Ki Hajar Dewantara No. 27-29 Pasuruan 2019 Pemilihan strategi pembelajaran memuat dua hal penting, yakni pemilihan strategi belaajr yang harus dilakukan peserta didik dan pemilihan strategi mengajar yang harus dilakukan pengajar. Strategi belajar mengacu pada perilaku dan orises veroikir yang digunakan peserta didik yang mempengaruhi apa yang dipelajari, termasuk proses memori dan metakognitif. Sedangkan, strategi mengajar berkaitan dengan pendekatan, metode, dan teknik yang dikuasai dan digunakan pengajar dalam pembelajaran. A.       KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK             Peserta didik sebagai ...